Friday, January 29, 2010

Regret

We often regret of something we've done. That's what I feel now.
Times like these is when i wish people still think positively. Times like these is when I realize that sometimes others do something hurting unintentionally. Because now I might hurt others by what i've done carelessly, and at first I don't think that i'll be hurting.

Sorry if I've ever done you wrong.
People make mistakes right?

ps. sorry for my carelessness
*this post i write for anyone who read this who maybe feels that i'm a bad person, i might've hurted you.
i am sorry

:sorry::sorry:

Wednesday, January 27, 2010

The Rhythm..

Sewaktu ayah saya masih hidup, tiap kali pergi pasti lagu yang diputer lagu-lagunya Ebiet G. Ade. Sampe-sampe saya hafal kalau udah intronya nada kayak gini itu pasti lagu ini. Saya juga suka gerak-gerakin mulut sok lipsync saking hapalnya.

Kemarin tiba-tiba saya ingat sebuah lagunya Ebiet yang sangat saya ingat (ngomong apa sih saya). Saking penasarannya saya langsung search di google sebait liriknya. Dan saya menemukannya! Lalu saya pun coba mendownloadnya.

Ini lagu yang saya maksud...

Ijinkanlah kukecup keningmu
Bukan hanya ada di dalam angan
Esok pagi kau buka jendela
Kan kau dapat seikat kembang merah


Engkau tahu aku mulai bosan
Bercumbu dengan bayang-bayang
Bantulah aku temukan diri
Menyambut pagi membuang sepi


Ijinkanlah aku kenang
Sejenak perjalanan
Dan biarkan ku mengerti
Apa yang tersimpan di matamu


Barangkali di tengah telaga
Ada tersisa butiran cinta
Dan semoga kerinduan ini
Bukan jadi mimpi diatas mimpi


Ijinkanlah aku rindu
Pada hitam rambutmu
Dan biarkan ku bernyanyi
Demi hati yang risau ini


Barangkali di tengah telaga
Ada tersisa butiran cinta
Dan semoga kerinduan ini
Bukan jadi mimpi diatas mimpi


Elegi esok pagi - Abiet G .Ade


Enak buat disenandungin, dan kalau nyanyi ini jadi inget almarhum papah :)

Monday, January 25, 2010

Second Semester, Second Chance

Hari ini para mahasiswa ITB sudah mulai masuk kuliah lagi, hari pertama semester 2.
Inget kuliah gw jadi was-was.

IP semester 1 kemarin gw adalah 2.68.
Target gw masuk perminyakan.

Semua anak FTTM (hampir semuanya) mau masuk perminyakan.
Kalo dihitung-hitung berarti gw harus dapet IP 3.8- 4 buat masuk perminyakan.

Semester dua ini adalah kesempatan kedua gw buat memperbaiki nilai dan prestasi dan motivasi belajar yang masih nol besar.

Gw tau gw harus berusaha keras. Banyak perencanaan yang telah dibuat demi semester 2 ini.


KERJA KERAS dan YAKIN adalah kuncinya

Wanna buy DVDs, need references?

Coraline


overall impression: many moral messages, some scenes are so tense

synopsis : Coraline is a girl who has busy and ignoring parents. One day she found a small door, and when she opened it she saw a world as similar as she belongs to. But not exactly similar actually. In the other world, she had a kinder and more caring mom, a more playful dad, a silent friend, better neighbors, and many things were better than things in the real world. But there's only one thing different : all people inthe other world's eyes were made of buttons.
Things went bad when one day the-other-world mom asked Coraline to be one of them by changing her real eyes with the buttons. She escaped and promised she wouldn't go back there. But things were not that easy. There were things in the other world need to be fixed...





Beautiful Mind


overall impression: unpredictable storyline, must watch!

synopsis : A man (Russell) was a great mathematician but not a great socializer. Later, he got a nice job with nice pay and a nice wife also. The job was threaten. He had to classify things in newspapers, magazines for the intelligent. Until he was so exaggeratingly worried of his wife and his son. But what if his anxiousness was worthless?



Spirited Away


overall impression: a great animated movie, a great storyline, highly recommended movie. trust me!

synopsis :
Chihiro was moving with her parents. In the middle of their way to the new town, they were lost. Then they found an unoccupied town. There were many delicious food and chihiro's parents were tempted to ate them all. But when the evening came... that town started to change. Chihiro suddenly was in the crowd of strange creatures. When she went back to her parents terrified, all she found were just two fat pigs eating greedily. Chihiro was lost in the ghost world.






I am Sam


overall impression: thrilling, great, and two thumbs up movie. Most recommended movie!€

synopsis :
Sam ( Sean Penn) is a retarded man who had an IQ level similar to 7 year old boy. He took care of a normal baby girl (Dakota Fanning) who then turned to be a bright and smart little girl. When Dakota turned 7, teachers in her school noticed that Dakota needed a normal parents. She was taken away from Sam. Sam struggled to get Dakota back.





Red Cliff


overall impression: I'm not a person who likes to watch movies about war. But this one, opens my eyes. Recommended!

synopsis : About two kingdoms fought a strong kingdom. Needs tactics to bring it down. Kingdom which was full of scandals and problems.









Planet 51

overall impression: Funny, full of humors

synopsis : An astronaut landed in a strange planet. He thought he was the first creature landed there. But he's wrong because there were creatures there already, who lived in human way. And they thought the astronaut was an evil alien who wanted to eat their brains and control their planet. The astronaut's rocket was arrested. He couldn't go back to earth, until he met a boy who unwillingly helped him.


Friday, January 22, 2010

Kisah si Minah

Ibu saya lagi sibuk-sibuknya mengurus tabungan almarhum papa saya, dan lain-lainnya. Jadi waktu itu, mama sedang ke sebuah bank di daerah bekasi. Sebutlah Bank Miun.

Mama saya waktu itu mau ambil uang, lalu setelah mengantre, akhirnya berhadapan lah dengan sesosok wanita teller bank miun tersebut. Mama saya suka melamun semenjak kepergian papa yang sangat kami sayangi. Begitu wanita itu bilang “betul ya bu, sejumlah ini yang diambil *piiip*”. Mama saya menjawab iya, tanpa memperhatikan betul. Lalu mama saya pulang begitu ceritanya.



Di tengah jalan, mama saya bilang begini ke om saya yang mengantarkan “hmm kayaknya kelebihan deh mbaknya ngasih tadi”

Om saya Cuma bilang “hah beneran? Coba deh dicek. Suka ngelamun deh..”

*percakapan saya ubah sedemikian rupa tanpa mengubah inti maksud dari percakapan agar mudah dipahami*

“Eh iya, kelebihan 15 juta.” :scream:

Jerengjeng. Karena mama saya jujur, jadi beliau balik lagi ke Bank Miun tersebut. Sumpah ya agak absurd rasanya, karena Bank Miun termasuk bank yang cukup profesional. Bisa”nya kelebihan uang segitu besar. Berasa kelebihan kembalian 5000 abis beli nasi goreng pinggiran garupalegarupalegarupale

Mama saya masuk dan menjelaskan begini dan begitu. Lalu si pegawai langsung heboh. “Ya ampun, ibu terimakasih banyak. Itu tadi si *sebutlah* Minah udah nangis-nangis.”

Jadi usut punya usut si Minah, teller bank yang melayani mama saya tadi itu adalah pegawai baru yang dalam masa percobaan 3 bulan. Dan belum lama dia juga kelebihan ngasih 10 juta ke seorang nasabah:tsk:. Sekarang ini Minah sedang mencicil membayar 10 juta itu. Dan sekarang ditambah kelebihan ngasih mama saya 15 juta. Alhasil tadi Minah langsung nangis dan buru-buru mencari alamat rumah saya untuk minta dikembalikan uang tersebut.



Tuesday, January 12, 2010

New life in 2010

Resolusi.

Kalau mendengar kata itu, yang terpikir oleh saya adalah resolusi kamera. Tapi karena baru" ini terjadi pergantian tahun masehi, resolusi.. ya bisa lah identik dengan resolusi tahun baru.

Hmm bagaimana pendapat encarta? akhir" ini saya berteman baik sama encarta dictionary

res·o·lu·tion [rèzzə lsh'n]
(plural res·o·lu·tions)
noun
1. process of resolving: the process of resolving something such as a problem or dispute
  • the resolution of a difficulty
  • 2. decision: a firm decision to do something
    3. determination: firmness of mind or purpose
    4. solution: an answer to a problem
    5. expression of collective opinion: a formal expression of the consensus at a meeting, arrived at after discussion and usually as the result of a vote
    6. quality of detail in image: the quality of detail offered by a TV or computer screen or a photographic image
    7. physics chemistry separation into constituent parts: the process or act of separating something such as a chemical compound or a source of light into its constituent parts
    8. medicine subsiding of symptoms: the disappearance or coming to an end of a medical symptom or condition
    9. music harmonic progression: the musical progression from a dissonant to a consonant chord or note
    10. music final note: the musical note or chord to which the harmony moves when progressing from dissonance to consonance
    11. theater literature part of narrative when conflict is resolved: the point in a literary work when the conflict is resolved
    12. physics Same as resolving power
    13. poetry syllable replacement: the substitution of a long syllable for two short ones in the rhythm of a line of poetry

    Microsoft® Encarta® 2009. © 1993-2008 Microsoft Corporation. All rights reserved.


    a firm decision to do something. an answer to a problem.

    Saya termasuk jarang dan hampir tidak pernah membuat resolusi tahun baru. Tapi ya mungkin diri ini ingin berubah, jadi dibuatlah 6 kalimat yang akan saya laksanakan dengan sebaik-baiknya.

    1. Mengalahkan rasa malas

    2. Banyak mengingat Allah dan dzikrullah

    3. Banyak tersenyum dan optimis

    4. Membahagiakan alm. papa dan mama

    5. Menjadi lebih kalem, feminim, dan teratur

    6. Menikmati hidup 'Carpe diem'



    Sejauh ini, saya masih berusaha untuk mewujudkan itu semua, sedikit demi sedikit. Pasti bisa lah.

    So, what's your resolution this year?

    pucca_love_03

    Monday, January 11, 2010

    Sepi

    I'm now in my rented room, my friends have gone home and one's going out and she's gonna come home tonight. While i'm gonna go home on wednesday due to some bussiness here. So lonely days
    It's been 16 days since my beloved father died, and i think it's normal to cry when i remember him, once in a while.
    I miss him very much. I know it's boring but i don't have any idea what to say besides 'i love him' or 'i miss him' because that's the only thing i feel when i remember him.

    Friday, January 8, 2010

    Ordinary morning, unordinary day

    Pernah ikut acara yang ada muhasabah nya? Semacam evaluasi diri, supaya tobat.
    Biasanya kita dibuat menangis oleh kata-kata mereka. Dan pada umumnya, semua membawa topik yang sama. Ayah dan ibu.
    Bagaimana kita selama ini memperlakukan orangtua kita. Dan bagaimana kalau sewaktu-waktu kita pulang ke rumah, namun yang menyambut kita di pagar bukan kedua orangtua kita yang tersenyum melainkan bendera kuning yang melambai pelan?

    Sejujurnya, saya tidak suka hal seperti itu. Karena, satu, saya tahu saya pasti akan menangis. Dan dua, topik yang mereka gunakan selalu sama. Orangtua. Bagaimana kalau kita tidak sempat mengucapkan maaf, dan lain-lain. Gak kreatif banget.

    Saya percaya, pendidikan saya akan berjalan mulus, nanti diwisuda dengan didampingi ayah ibu saya. Saya ingin membahagiakan mereka. Pokoknya itu yang selalu tertanam di alam bawah sadar. Terlepas dari bagaimana kacaunya hasrat belajar saya dan hancurnya nilai-nilai saya.

    Dec 24th 09

    2 PM

    Saya mau pulang ke Bekasi. Liburan agak panjang, jadi banyak bawaan. Maka dari itu, saya pulang dijemput orangtua. mama papa saya datang menjemput. Saya yang belum sarapan dari pagi (kecuali makan sebatang coklat) agak uring-uringan. Jadi suasana waktu itu kurang enak. Yang naik ke kamar kosan saya hanya mama, ngecek saya sudah siap apa belum. Papa saya menunggu di mobil.
    Siap semua, saya dan mama ke mobil membawa barang" yang ingin dibawa pulang.
    Mobil mulai jalan meninggalkan kosan saya.

    Baru duduk di mobil entah mengapa mata saya mulai berkaca-kaca.

    Sudah sekitar seminggu lebih ini, saya kangen sekali rumah. Kangen mama papa saya. Dan hidup saya seminggu itu bisa dibilang mengawang-awang dan sedikit galau.

    Entah, kenapa tiba" mau menangis. Saya merasa, tidak becus jadi anak. Padahal saya sudah kangen mama papa, tapi begitu ketemu langsung, saya malah tidak bersikap bersahabat. Bodohnya saya kalau saya menyalahkan perut yang belum sarapan. Dan ya saya memang bodoh.

    Mobil terus melaju.. Kami bingung mau makan di mana. Saya ingin secepatnya, karena saya ingin buru-buru memperbaiki mood.
    Saya betul-betul bodoh saat itu. Berujung makan siang yang merangkap sarapan di rest area. Setelah solat, saya dan mama makan. Papa entah di stand makanan mana.

    Setelah selesai makan, kembali ke mobil dan kembali ke perjalanan ke rumah.

    Saya membuka percakapan dengan mengumumkan nilai fisika dan kimia saya. Fisika B dan kimia saya C. Papa tanya, memang kimia susah ya? Saya jawab iya, karena kimia di kuliah ribet dan abstrak. Papa nawarin untuk ikut bimbingan belajar, tapi saya tolak dengan halus.

    Setelah itu, suasana hening. Ga banyak percakapan. Dan karena saya sangat mengantuk jadi saya tidur. Sangat lelap. Begitu bangun, hujan deras. Mobil masih di jalan tol. Dan masih sepi juga. Biasanya papa saya suka membuka obrolan, atau tanya ini itu soal kuliah. Tetapi saat itu lain, mungkin karena papa sedang sakit. Tadi mama cerita, telinga papa akhir" ini sakit, mungkin terlalu banyak berenang. Yang jelas papa begitu sepi saat itu.

    6 PM

    saya tiba di rumah, ambil wudhu solat magrib.
    Habis itu saya habiskan dengan mengurung diri di kamar bersama laptop dan kepingan dvd.
    Solat isya, lalu tidur.


    Dec 25th 09

    4.45 AM

    saya bangun tidur, ambil wudhu lalu solat subuh.
    Pagi itu sangat damai. Karena masih pagi, jadi saya sempat solat rawatib. Bahkan yang biasanya saya langsung tidur sehabis solat. Kali ini saya ambil Alquran, baca, dzikir, dan menghabiskan banyak waktu di atas sajadah.

    Sehabis itu, saya lanjutkan nonton dvd lagi. Saya tonton Beautiful Mind-nya Russell Crowe.
    Filmnya begitu sedih.
    Sekitar pukul 6.40 AM lebih, saya masih menonton itu. Tiba di bagian yang sangat sedihnya, biasalah namanya juga wanita, gampang menangis.
    Ketika saya sedang menangis, tiba-tiba ada yang mengetuk pagar. Memanggil" nama saya berkali-kali.

    Saya yang sedang menangis karena film, langsung ke luar. Masih agak sembab.
    Ternyata itu tetangga saya. Dia bilang papa saya pingsan, sekarang di UGD.
    Saya langsung memanggil mama. Panik. lalu kami bertiga ke rumah sakit.

    Tetangga saya cerita, tadi dia jogging sama anak"nya, tiba-tiba ada kerumunan orang. Dia ikut melihat, dan ternyata itu papa saya. Papa saya sudah tergeletak pingsan, dan tetangga saya langsung panik cari pertolongan.

    Saya yang duduk di mobil, masih shock. Karena sebelumnya saya sedang menangis karena nonton film, tiba-tiba tetangga saya datang dan 10 menit kemudian saya sedang jalan ke rumah sakit.
    Saya khawatir, tapi saya pikir tidak akan kenapa", karena bulan Mei 2009 , papa juga sempat pingsan dan tidak ada nafas beberapa menit, tetapi setelah itu, selamat. Dokter bilang papa saya gula darahnya naik, dan setelah diperiksa jantungnya ada kelainan. Terlalu tebal dan berdetak lebih cepat dari umumnya.
    Saya bilang pada diri saya, ga akan kenapa-kenapa wik, tenang tenang. Tapi saya sangat ingin menangis.

    Tiba di rumah sakit, kami berjalan cepat, hampir berlari.
    Belum sampai ke ruang UGD, di pintu luar ada kerumunan orang masih pakai baju olahraga.
    Dan mereka berkata 'sabar ya'
    sebuah kata yang saya tidak ingin dengar saat itu. Saya langsung cepat-cepat ke dalam.
    Dan begitu tiba di UGD, terlihat papa saya sedang terbujur kaku, mulutnya sedikit menganga. Semua perlatan sudah dicabut.
    Suster bilang, 'bapak sudah meninggal'
    Innalillahi wainailaihi rajiun

    Saya spontan langsung terisak. Mama saya lemas, langsung ambruk.

    Semua seperti di TV, tampak slow motion dan sangat dramatis.
    Setelah saya mengisi form ini itu, mama tinggal di rumah sakit mengurus administrasi, dan saya kembali ke rumah menyiapkan untuk jenazah.

    Rasanya lebih dari sedih. Menyesal, karena seumur hidup saya tidak pernah bilang saya sayang papa.
    Dan ketika saya mencium kening papa yang sudah dikafani. Sangat sakit, karena saya ga pernah cium kening papa. Dan begitu ada kesempatan, saya malah mencium papa yang sudah jenazah.

    Mungkin pembaca tidak khawatir, karena papa pembaca masih sehat wal afiat. Dan dalam kasus saya itu karena ayah saya diabetes dan kelainan jantung. Tapi walau begitu, perlu diketahui kalau ayah saya sangat sehat, suka berolahraga, bahkan jauh lebih fit daripada saya. Umurnya masih 46 tahun, masih sangat muda.
    Ini bukan soal ada penyakit atau tidak, ini soal menghargai waktu yang ada.

    Saya bilang ini supaya pembaca bisa lebih menghargai dan menunjukkan rasa sayang sama ayah dan ibu. Kalian bisa bilang, nanti deh, ntar aja, sekarang saya belum mampu buat bilang 'saya sayang ibu. saya sayang sama ayah' secara langsung.
    nanti juga sempet. Dan itu juga yang saya bilang sebelum ayah saya meninggal. Saya kira masih ada waktu, tapi saya salah.

    Btw, ayah saya pagi itu berangkat olahraga pukul 5.30 am. Sesudah keluar, di mobil. ayah saya balik lagi ke rumah. Papa saya mencium dan memeluk mama. Setelah itu langsung pergi lagi. Mama agak bingung, kenapa? gak biasanya.. Hmm mungkin sudah firasat.
    Seandainya saya tau, pasti saya antar papa sampai pintu. Tetapi itu pagi seperti biasa, papa olahraga itu sudah biasa. Semuanya biasa, menonton dvd, keseharian, semuanya biasa. We never know.

    Innalillahi wa inna ilaihi rajiun.
    My prays be with you, Dad.

    Selamat malam

    Assalamualaikum. dimanapun dan jam berapapun pembaca membaca ini, yang pasti saat menulis ini waktu menunjukkan pukul 10.40 PM,jadi

    Selamat malam.

    Udah lama banget ya saya ga update blog. Yah, ada beberapa hal yang menunda, yang harus lebih diprioritaskan.
    Banyak banget cerita yang saya mau share, banyak yang mengubah hidup.

    Ok, diawali dulu dari kabar dunia perkuliahan.

    Kuliah udah off dari beberapa minggu yang lalu, ujian semester terakhir adalah kemarin, diwakili oleh mata kuliah sumber daya bumi alias PTSDB.
    Kabar nilai? To the point aja, nilai saya ini mungkin kalo dibandingkan dengan yang lain, masih jauh di bawah. Tapi mengingat bahwa saya kemarin" betul" ga ada hasrat buat belajar, nilai yang saya dapat sekarang ini alhamdulillah. Kalkulus : BC, fisika : B, kimia : C.

    Lalu kabar dari unit, karena saya ambil 2 unit : Apres! dan UBT ( unit bulu tangkis), dimulai dari Apres!. Belum ada kegiatan lagi setelah Mustang Superindo kemarin, tapi next Mustang akan diadakan sekitar bulan Februari. Dan kabarnya panitianya harus dari divisi musik apres 09. Wew, it's gonna be quite tough. Terus, sebetulnya besok ini bakal diadain penjebolan sekre, alias perluasan markas Apres! Mau banget dateeng. Tapi sayang sekali, besok ada urusan bulutangkis yang ga bisa kompromi, yaitu pelantikan.

    UBT : dari sekitar 3 hari yang lalu udah sibuk bikin" poster, papan, dan segala macam tugas" buat pelantikan nanti. Melelahkan, tapi ya kapan lagi bisa kayak gini. Masa-masa sebelum pelantikan, di mana banyak tugas dan harus solid, adalah masa-masa yang indah. Sama lah, kayak pas Apres! sebelum dilantik, macem" pokoknya, capek, kadang bete. Tapi semuanya itu bagus, supaya memberikan kenangan.

    Saya pingin banget cerita tentang kejadian penting kemarin ini, tapi ada baiknya ditulis di posting terpisah.. hehe, silakan ditengok nanti..

     

    Blog Template by YummyLolly.com - RSS icons by ComingUpForAir