Tadi subuh, pas beli lauk buat sahur, sendirian ke warung nasi terdekat..
Monday, August 16, 2010
Pertanda
scratched by Wieke Pratiwi published at 7:16 PM 2 responses
Thursday, August 12, 2010
Buka Puasa Pertama
Buka puasa di hari pertama gw, tepatnya kemarin, cukup berkesan.
scratched by Wieke Pratiwi published at 8:58 PM 0 responses
Saturday, July 17, 2010
Randomedik Part One
Asep
scratched by Wieke Pratiwi published at 1:04 AM 0 responses
Obsesi punya hewan peliharaan

Temen gw, sebut saja Boy, sedang kedatangan tamu dari Jakarta, tepatnya seorang teman SMA-nya yang kini berkuliah di Arsitektur sebuah universitas di negeri Depok. Sebagai tuan rumah yang baik seharusnya Boy mengajak temannya jalan-jalan tetapi apa daya...
scratched by Wieke Pratiwi published at 12:26 AM 4 responses
TAGS daily
Sunday, July 4, 2010
Report from Kosambi
Minggu lalu, diklat terpusat OSKM cukup seru dan penuh makna. Sayang sekali saya tidak mengabadikannya lewat gambar digital..
scratched by Wieke Pratiwi published at 10:20 PM 0 responses
Diklat
Akhir-akhir ini hidup gw lagi sibuk banget. Bukannya sok sibuk, tapi memang adanya begitu :p
scratched by Wieke Pratiwi published at 1:55 AM 0 responses
Tuesday, June 15, 2010
Dotros Dhollory
What the hell is that name?
Ya, gw juga udah cari di google tapi gak nemu setitik terangpun.
Jadi berawal dari malam itu, gw bermimpi (udah berminggu-minggu yang lalu) pas lagi pulang ke bekasi. Trus tidur di kasur baru (pamer).
Di mimpi itu gw lagi nonton drama korea -kenapa gak the simpsons?? gw bukan korea fanatic gitu-
Trus ada tokoh"nya, ada si cewek dan si cowok. Ntah kayak baru mulai perkenalannya, dikenalin lah nama si aktor cowok itu 'Dotros Dhollory' (sebuah nama yang sangat tidak ke-korea-korea-an). Gw di mimpi itu cukup menyenangi si aktor korea itu yang sekarang gw udah lupa mukanya kayak gimana, orang korea mirip semua sih *peace ya*
Yang jelas begitu bangun, satu kata yang melekat di otak gw adalah nama si aktor. Dotros Dhollory. Cukup rumit namanya, tapi anehnya gw inget.
Dan gw baru inget buat ngepost di blog sekarang.
Lalu gw penasaran nyari di encarta dictionary, kali ada petunjuk.
Yang paling mirip kata-kata inggris adalah:
dotros
dotty : silly, absurd, unconventional
dhoti : hindu cotton cloth
dhollory
drollery : quirky humor, talking or behaving amusingly, something funny
yang jelas kata-kata itu bisa mendeskripsikan saya, kecuali yang dhoti itu.
Memang kalo disambung-sambungin, semuanya pasti nyambung sih. Tapi yang membuat gw bertanya-tanya, "kenapa nama itu sangat melekat dan terngiang-ngiang begitu bangun tidur?"
scratched by Wieke Pratiwi published at 9:57 AM 0 responses
TAGS daily
Monday, June 14, 2010
Mau update banyaaaak sekali
Wah sudah cukup lama ga update blog. Hmm kira-kira hal-hal inilah yang terlewati untuk dicantumkan :
1. Donor Darah Pertama
Iya, sebelum makrab (malam keakraban) FTTM -fakultas saya, Pertambangan Perminyakan- , lebih tepatnya lagi FTTM 09, membuat acara bakti sosial berupa donor darah yang berlokasi di selasar Salman, 31 Mei 2010 pukul 9-12 pagi.
pertama ngisi form dulu, tentang kondisi kesehatan & tubuh kita...
Terus diambil darahnya deh. Gak sakit kok. Buat yang takut sama jarum, ga usah ngeliat aja (seperti saya contohnya)
Ini donor darah pertama saya lho. Walaupun malemnya begadang, tapi begitu dicek, darah saya hemoglobinnya bagus. Diduga karena asupan gizi yang baik (baca: kebanyakan makan). Dan terbuktilah bahwa KTP saya salah, ditulis di situ golongan darah saya A. Padahal saya sudah pernah cek dulu banget, dan hasilnya B. Diperkuat pas donor darah ini, saya positif B! Dan rhesus + .
2. Malam Keakraban FTTM 2009
Bertempat di Gedung Serba Guna (GSG) ITB. Sayang sekali saya tidak bawa kamera, berhubung tertinggal di teman. Akhirnya mengambil gambar ala kadarnya dengan telpon seluler. Tema Makrabnya : 164 Untuk Semua. Can't Say Unity Without U. 1 untuk tanggal pelaksanaannya, tanggal 1. 6 nya karena bulan Juni. 4 karena mulai jam 4 sore. Dan 164 adalah 3 angka kode NIM untuk FTTM :D
H-1 artistik bekerja di basement CC..
Ada yang kerja..
Ada yang tidur. (Mari positive thinking, mungkin dia terlalu lelah habis ngangkat logistik.)
Sebelum acara dimulai.. Itu kaos panitia lho..
3. LPEJ BP Apres! 2009/2010 dan Serah terima jabatan BP Apres!
LPEJ(Laporan pertanggungjawaban dan evaluasi)-nya masih lumayan singkat lah, walaupun 2 hari dan sampai malam. Setidaknya masih lebih mending daripada musyawarah ketua Apres! yang baru. Bayangkan, dari jam 10 pagi sampai jam 6.30 pagi keesokan harinya. Anda betul, kami semua sampai menginap. Dan bukan menginap, mungkin lebih tepatnya begadang -___- di selasar Kelautan. Dan hasilnya ketua Apres! yang baru adalaaaaah... Satra Adi a.k.a. Bangsatra *applause* -walaupun saya masih sedih melepas BP 2009/2010 dan Kak Yoyok yang tak tergantikan. harap maklum.
Itu, ketua Apres! yang baru yang pake baju merah di ujung sana
Untuk memanfaatkan waktu luang, Apres! yang bakat 'nyanggul' buka usaha juga di sini.
4. Penjurusan
Dari dulu, mulai dari saya yang sangat terobsesi Perminyakan. Hingga akhirnya saya berpikir untuk ke Teknik Geofisika. Lalu kembali ke Perminyakan. Terus ilfil (hilang feeling) sama perminyakan, maunya jadi metalurgi. Itulah masa-masa kelabilan penjurusan.
Yah, tapi sekarang sih sudah tidak lagi. Sekarang hasil penjurusan sudah keluar dan saya telah resmi menjadi Teknik Geofisika 09.
5. OSKM
Ini nama penyambutan atau orientasi kampus untuk mahasiswa baru nanti. Kalau tahun lalu,2009, pas jamannya saya, namanya PROKM -yang sampai sekarang saya tidak tahu (atau mungkin pernah tau tapi lupa) singkatan dari apa prokm itu-- Tapi tahun ini, tahun 2010, berganti wajah menjadi OSKM -saya sendiri juga belum tertarik untuk mencari tahu singkatan dari apa oskm itu.
Untuk jadi panitia OSKM, calon panitia diwajibkan mengikuti diklat -pendidikan kilat- yang berjalan lebih dari sebulan. Buat kelompok, bikin tugas, dll. Makanya itu, liburan saya terancam punah. Sebetulnya dari pribadi saya sendiri, saya sangat malaaaaas sekali ikut OSKM ini. Tapi karena diwajibkan, eh salah deng, sangat disarankan oleh himpunan jurusan-jurusan di FTTM, jadi saya ikutlah. Lagipula, betul memang kalau ingin belajar, harus berkorban. Tul gak?
6. Coming Soon : Jalan BME -Bulan Madu Event- Apres!
scratched by Wieke Pratiwi published at 7:55 PM 0 responses
Friday, May 28, 2010
My Anniversary
Yep yep yep.
Walaupun kenyataan itu seringkali pahit, ternyataaa akhirnya saya bisa setahunan. Sama siapa? Tebak ayo tebak. Oke karena pada nyerah..
Tepat hari ini setahun yang lalu, saya memasang behel (lebih tepat lagi dokter memasangkan behel di gigi saya), setelah sebelumnya dipasang ring, dan gigi saya diutak-atik sedemikian rupa.
Inilah kronologisnya..
maaf kalo ngeri liat gigi yang berjejer seperti itu. tidak bermaksud menakut-nakuti.
Oke, jadi penjelasannya, mulai dari kiri, sebelum dipasang, tengah : hari pertama setelah dipasang, dan yang paling kanan adalah fisik gigi saya sekarang ini, alias setahun kemudian.
Mulai dari awal, saat-saat terberat dalam hidup saya, di mana sakitnya minta ampun. Makan bubur ayam pun, ayam yang segitu tipisnya bagai batu yang menghujam gusi sampai ke akar-akarnya.
Setelah seminggu, rasa sakit cukup berkurang, tapi makan belum bisa wajar.
Sampai waktu pun terus berlalu. Saat quote 'time heals' memang terbukti, hingga saya bisa makan sesuka hati lagi!
Tapi penderitaan yang sampai sekarang masih berlanjut adalah : gigi ngilu.
Sungguh sebuah pil pahit yang harus saya telan, ketika ingin makan es krim tapi tak mampu. Ngilunya itu lho bener-bener parah. Udah pakai pastagigi khusus gigi sensitif, namun cuma berpengaruh dikit.
Saya rasa, setelah behel ini dilepas dan saya tidak ngilu lagi giginya, itulah saat di mana saya akan makan es krim sepuasnya. Muahahahaha.
Hmmm oke, jadi begitulah saudara-saudara, seperti yang saudari kandung saya katakan, "mau cantik itu harus sakit" _walaupun saya agak tidak membenarkan karena wajah saya tidak berubah setelah saya memakai behel dan melewati penderitaan yang mencabik-cabik perasaan.
Semoga setahun sisa kebersamaan kita, kita lalui dengan kebahagiaan oh behel
'
ps. sumpah lah malam ini lagi autis banget
scratched by Wieke Pratiwi published at 10:00 PM 0 responses
TAGS daily
Thursday, May 20, 2010
Perempuan muda dan pulpen
Kehidupan gw akhir-akhir ini gak jauh-jauh dari fisika. Setelah dikerjain tijule, akhirnya kemarin, tepatnya hari rabu tanggal 19 mei gw berniat ke LFD (Laboratorium Fisika Dasar) untuk menyampaikan keluhan nilai praktikum susulan gw yang belum masuk sampai saat itu juga.
Pagi-pagi sekali gw bangun, nampaknya hati gw sedang diarahkan pada kerajinan hingga kamar gw yang kayak sarang tawon baru meledak, gw bersih"in. Beres-beres.. Sapu-sapu... Ngepel-ngepel...
Abis itu mandi, terus langsung cabut ke kampus. Alamat lambung belum diisi, gw tahan, karena pikir gw cuma mau mastiin kalo nilai praktikum susulan gw udah masuk.
Gw pun cabut ke kampus. Di deket kosan gw ketemu Uswah Suryani Puteri, si anak teksound sekaligus anak minyak yang baik hati. Setelah dia menanyakan gw mau ke mana, dan berkangen2 ria, uswah nawarin nganter. Asik asik dapet tebengan 
Sampai di LFD, suasana sangat sepi, itu kira-kira jam 10 kurang. Memang masih pagi, mungkin banyak manusia yang belum bangun. Semestinya saya juga masih tertidur pulas, tetapi semua demi UAS Fisika Dasar. Kalau nilai praktikum susulan saya masuk, nilai saya dari D jadi C dan tidak perlu ikut UAS. Gak usah ikut UAS, apapun akan saya lakukan!
Gw jelasin, begini dan begitu ke penjaga labnya. Ternyata nilai gw ada, dan gw disuruh ke kepala LFD nya, sebut saja bapak yang baik.
Olala. Gw melaju ke gedung fisika, yang notabene gw baru sekali ke sana, itu juga dulu banget.
Dengan modal tekad dan keyakinan serta perut lapar gw berjalan ke gedung fisika. Setelah nanya-nanya, belok-belok, dan mencari di mana ruangan bapak yang baik, akhirnya ketemu juga! 
Tapi.... Orangnya lagi pergi. hiks.
Gak papah! Demi gak ikut UAS gw akan menunggu, sampe sore pun gw tungguin deh.
Lima menit... Sepuluh menit...
Bosen. Untung ada fitur sms di telepon seluler, terimakasih yang sudah menemani 
Gw bertahan di situ, pingin jongkok tapi gak elegan banget. Yaudah gw memutuskan buat berdiri, mematung sambil sesekali ngutak atik telepon seluler.
Tak lama kemudian..
Ada 2 bocah muncul, mereka juga kayaknya nyariin bapak yang baik, karena ngintip" ruangannya gitu, sambil ngeluh "yah bapak yang baiknya lagi ga ada!"
Ah mungkin ini anak fisika -senior-, pikir gw. Yaudah gw rada segan kan, gw diem aja sambil mengetik sms.
Tapi gw menangkap mereka ngomongin RBL -research based learning-yang notabene tugas akhir fisika buat mahasiswa tahun pertama. Ooooh mereka ternyata 2009. Yasudah, gw jadi tidak segan lagi.
gw : "Nyari bapak yang baik ya? benerin nilai juga ?"
2 bocah : "Iya nih, wah mo benerin nilai juga. Bapaknya lagi pergi lagi"
gw: (dalam hati : "akhirnya ada temen juga
)
Akhirnya gw bersama 2 bocah itu, yang setelah berkenalan, namanya adalah yogi dan febri ftsl 2009 (halo yog, feb!), menunggu bapak yang baik sampai beliau datang. Anjir itu lamaaa banget nunggunya.
Yogi sama febri punya nomor bapaknya -itu dosen fisika mereka ternyata- tapi takut nelponnya. Ck... Apalagi gw.
Akhirnya kami terus menunggu, mereka mulai ngobrol ngalor ngidul, gw terus ngutak atik telpon selular. Ujung"nya yaudah karena takut bapaknya jangan" lagi pulang kampung lagi, akhirnya yogi febri yang nelponin, gw yang ngomong.
Tut.... Tut... (bunyi telepon)
Ga diangkat-angkat, 2 kali nelpon. Yaudah, kita nunggu lagi kan..
Ada kali, dari gw nunggu awalnya sampe saat itu, sekitar 1 jam lebih - semoga gw ga lebay memperkirakannya-
Akhirnya.. seperti malaikat yang datang dengan memetik harpa, bapak yang baik muncul juga.
Wajah yang lesu tak berdaya (gak deng, mukanya cengar-cengir abis ngobrol ga jelas), berubah jadi wajah 'akhirnya datang juga!'.
Trus si yogi protes, bla bla bla. Si febri ternyata hanya mengantarkan yogi, dia sendiri dapet B -bikin iri aja. Ternyata nilai yang 48.9 (D) ga bisa jadi C(minimal 50.0), jadi yogi masih harus berjuang menghadapi uas hari ini (semangat yogi!). Selesai mereka, mereka langsung cabut.
Tinggallah gw sendirian. Gw bilang, bla bla bla begini dan begitu.
Gw (G) : "Iya pak, bla bla bla bla"
Bapak yang baik (BYB) : "Hmm, ya ya. Kamu kelas berapa?"
G : (cengo bentar) "Eh, ng... berapa ya? Lupa pak -_-"
BYB : "Hah? Kok bisa lupa? Kan tiap UTS nulis kelas. bla bla bla"
G : "Iya pak, kalo gak 10, 11 pak" -rada ngasal
BYB : "Ini ada banyak kelas. Masa saya harus ngecek satu-satu. Coba telpon temen kamu."
G : eh iya juga ya, telpon "Oh, oke, bentar pak."
Dengan panik gw menelpon
1. Intan - si rajin
langsung diangkat
Intan : "Iya, kenapa wik?"
Gw : "Tan, fisika kita kelas berapa sih??"
Intan : "Hmm gw ga tau, KSM gw ilang soalnya"
Gw : panik "Oh oke, thanks ya!" *tutup telpon
2. Yana - profesor kelas
tut.... tut... tut...
Ga ada yang ngangkat. Oemji!
3. Halim - guru besar kelas
tut...
Plis, angkat lim, angkat! Hidup mati gw ini.. 
Halim : "heee?" *nada lagi tidur banget
Gw : "Halim? Lim, sori2. Gw wieke, mo nanya kita fisika kelas berapa ya??"
Halim : "Se~~~" anjir ngomongnya kayak ngigo. ga kedengeraaaaan
Gw : "Hah?? Sepuluh??"
Halim : "he ehh"
Gw : "Oh, sepuluh ya? Oke, makasih lim."
Gw balik ke ruangan bapak yang baik itu. "Saya kelas sepuluh pak" berharap kalo kesimpulan yang gw ambil dari suara halim yang baru bangun tidur itu benar adanya.
Terus bapak itu nyari..
Duh semoga bener kelas sepuluh
bapak yang baik : "Siapa nama kamu?"
gw : "wieke pak, nim 16409***"
byb : terus mencari di laptopnya , lalu... "Oiya, ini, wieke."
Setelah ngomong", akhirnya ternyata betul, nilai gw udah ada tapi beliau lupa masukin. Horee 
Terus beliau nyiapin kertas, mungkin mau bikin notes buat pak N, dosen fisika gw, tentang koreksi nilai ini.
Lalu dia mulai mencari "pulpen saya di mana ya.." Sambil buka laci, dll
Gw : tertegun. melihat tas gw. Gw lagi pake tas-bukan-buat-kuliah, yang isinya cuma dompet sama nametag praktikum fisika (jaga" kalo dibutuhin)
mampus gw. plis pak, jangan nanyain pulpen ke saya. pliiiiiiiii~
bapak yang baik : "Tolong saya pinjem pulpen"
I-am-so-dead
gimana ini gimana ini gimana ini
gw : "Ng.. pak, saya ga bawa pulpen.." *nyengir maksa
byb : memandang tak percaya "Hah. Kamu kan mahasiswa masa ga bawa pulpen."
gw : "iya pak.. tadi niatnya cuma ke LFD bla bla" *sambil berpikir kenapa seorang dosen tidak menyediakan pulpen di ruangannya
byb : terlihat agak kesal
gw : *panik mode on "Eh bentar pak, saya cari pulpennya"
Gw melesat ke luar. AAAARG. Kalian mesti tau ya, sebelum bapak itu dateng, banyak banget orang lalu lalang, bahkan dari tadi ada kali segerombolan mahasiswa lagi di deket" situ sekitar sejam lebih. Dan tebak, mereka menghilang. Keajaiban datang di saat yang 'sangat tepat'
Astaga lorongnya bener" sepi banget. Gw mo minjem ke mana coba.
Trus gw balik ke ruangan bapak yang baik, kali" dia udah nemu pulpennya trus udah asik nulis gitu. Ternyata gw terlalu positive thinking. Bapaknya malah asik ngutak atik laptop.
Arg, gw semakin panik-bego-ga jelas gitu berharap ada pulpen jatoh di tengah lorong, tapi nyatanya hanya ada debu dan pasir.
Terus gw intip lagi kan ke arah ruangan bapak yang baik itu. Eh gw melihat ada sosok dosen fisika gw di semester satu, seorang ibu yang penyabar.
Waaah kali aja ibunya punya pulpen. *pikiran gw saat itu cuma cari-pulpen-atau-mati*
Terus gw nyamperin kan, trus nyapa ibu itu sambil senyum" labil. Lalu gw liat, dia sedang memegang tempat pensil. Alhamdulillah ya Allaaaaah. Ibunya lagi ngomong sesuatu ke bapak yang baik, terus pas ibunya mau pergi, gw memberanikan diri..
gw : "Ibu.."
ibunya : "Ya?" *tatapan heran
gw : "... boleh pinjem pulpen ga bu?"
ibunya : "eeeeh.. , ga, saya mau rapat dulu"
bapak yang baik nyaut dari dalam ruangan : "heeeeh kamu, ga, ga, jangan pinjem sama ibunya."
gw : *sangat merasa tidak sopan. abis gimana, terdesak banget "Eh iya, maaf bu, maaf.."
gw supermerasa bersalah pas itu.
Terus gw nyari lagi di lorong. Anjir, hidup gw merana gara-gara nyari pulpen. How come?!!
Tapi tiba-tiba..
Ada sesosok lelaki dengan ransel besar. Ah bodo deh, tanya aja.
gw : "Mas, mas, maaf boleh pinjem pulpen ga?"
mas-mas berjiwa malaikat : "Oh, boleh"
*di telinga gw menggema lagu we are the champion, gw dan Queen bernyanyi bersama sambil bergenggaman tangan penuh kesetiakawanan*
Setelah berhasil mendapatkan pulpennya, gw melesat ke ruangan bapak yang baik.
bapak yang baik terlihat udah mau ngunci pintu, mau cabut. Untung aja dia baik, bapak yang baik itu dengan ekspresi pasrah langsung masuk lagi.
gw : "Ini pak, pulpennya" *nyengir
bapak yang baik : *menerimanya dengan berat hati "kok bisa ga bawa pulpen"
gw : "hehe, iya pak"
byb : "kamu fmipa ya?"
gw : "he? bukan pak, saya fttm." (apa muka gw segitu miripnya sama kalkulator..)
beberapa menit kemudian bapak itu selesai menulis.
byb : "Ini kamu kasih ke pak N ya"
gw : *menerima dengan jiwa besar, layaknya menerima nobel "makasih pak!!"
Eng.. cerita tidak selesai sampai di situ. Pulpen yang tadi gw pinjem masih digenggam bapaknya dan ditaro di atas mejanya.
Hanya ada 3 pilihan. Minta ke bapaknya. Merelakan dengan ikhlas (tapi orang yang punya malah ga ikhlas). Atau gw menyusun rencana ala spykids buat merebut pulpen itu kembali nanti sore.
Gw pilih yang pertama
"Pak, maaf.. ng itu pulpennya" i have 9 lives like a cat. i'm losing 1 now.
Bapaknya ngasih, tampaknya dia udah capek menghadapi gw.
"Makasih pak!!!!"
Gw cabut dengan rasa bahagia gegap gempita.
Terus lagi jalan tak tahu arah dan tujuan, jengjeng... Ada Fachri, kadiv sarpras Apres! anak fisika. Lucky me!
Gw menghambat perjalanannya dengan minta diantar ke tata usaha. Gedung fisika begitu luas kalo belum mengenalnya.
Yaudah deh terus ke tata usaha, fachri meninggalkan gw. Dan ternyata pak N lagi rapat. Sampai jam 1 kira-kira.
Gw melihat jam di telpon selular. 11.40an. Ya Allah berikan aku ketabahan...
Dan cacing" di perut pun berisik karena kelaparan.
Gw sendirian.. Memandangi secarik kertas yang bisa membebaskan gw dari UAS Fisika...
Dan jam 1 kurang, gw berhasil menemukan ruangan pak N setelah berkeliling kurang lebih 2-3 kali karena ga ketemu- ketemu.
Pintu ruangan pak N, yang menjadi gerbang kebebasan gw tidak UAS.
Terimakasih sebelumnya kepada Pak N dan bapak yang baik.
Maaf kepada ibunya. Saya tidak bermaksud untuk tidak sopan. Maaf sekali lagi..
Very long journey.
scratched by Wieke Pratiwi published at 6:02 AM 1 responses
Tuesday, March 23, 2010
Ya, kamu. Yang lagi baca blog ini.
Barusan, baruu aja beberapa jam yang lalu gw ada kuliah Sistem Alam *piiiip*.
Materi baru. Dosen baru.
Dengan caranya yang baru.... 
Awal gw liat dosennya, gw pikir. Ah paling gurunya baik" dan lunak kayak yang dulu-dulu. Tetapi saya salah besar. Itu perkiraan saya yang paling salah dalam setahun belakangan.
Sedikit-sedikit...
"Iya, jadi X itu bla bla bla." trus diem bentar.
"Kamu yang baju putih, apa itu X?" 
semenit kemudian..
"Yang pakai baju biru di belakang, jelaskan siklus nitrogen di depan."
..
"Yang pakai baju.. jelaskan.." "Yang pakai baju..." Yang pakai baju..."
sekalian aja! "Yang ga pake baju, ayo dipakai bajunya." 
Emosi gw. Maksud gw, iya bagus sih dia buat anak-anak jadi merhatiin dia. Tapi apa caranya harus gitu?? 
Ngobrol dikit, dipanggil.
Yang tidur, dipanggil ke depan
(padahal ya, yang namanya kuliah Sistem Alam *piiip* , KPIP, dan sejenisnya selalu dijadikan buat pelajaran istirahat. Buat tidur"an, buat ngapain gitu...)
Jam 6 sore kuliah belom kelar coba.... Mana tadi hujan lebat. GKU (gedung kuliahnya) Barat udah gelap banget.
Kita yang bisik-bisik protes kenapa ga pulang-pulang, dosennya bilang, "Kalian bisa ga sih ga ngobrol?! Saya bisa lebih lama lagi ngajarnya."
Kita-kita udah pada.. errr.. 
Astagfirullah.. Ampunilah segala dosa ibu dosen yang satu ini..
Btw... curhat. Hari ini gw zonk banget. Kenapa semakin hari gw semakin zonk aja sih... Hiks.![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
scratched by Wieke Pratiwi published at 8:34 PM 0 responses
Monday, March 22, 2010
Sunday, March 21, 2010
Munching Problem
I don't know what the heck is wrong with my belly. But I really wanna munch something every second, every moment and everytime.
Crazy isn't it?
Really, i thought it was a normal munching habit but boy i was wrong.
Yeah, besides crazy it's also moneywasting 
and besides moneywasting it's also weightincreasing
For you out there who maybe is having similar problem, here some tips (i should try it one too, havent tried ![]()
![]()
), esp for those who live in a dorm or rented room or sort of, living faraway from parents
First is, Stock fruits in your room
Save room in your budget for them
Second, you can munch a stick of celery.
Hehe, i haven't tried, so i don't know the taste. But I thought maybe you don't like the celery so the munching will stop (hopefully. and btw it makes me![]()
wondering, why don't you try to munch 'mengkudu'. You'll undoubtly stop munching but don't forget prepare some plastic bags to vomit)
Third, many other options for you to munch.
almonds, cucumber, sunflower seeds -koaci-, and other veggies are acceptable
Four, Fasting.
It really works. No food at all.
Five, drink much water.
Not for those lazy bumps who are even lazy to go to the bathroom
Six, get some distractions.
Like playing game, or doing something need focus and you can totally have fun.
Wanna try? Hope it's helpful
hehe
scratched by Wieke Pratiwi published at 6:35 PM 0 responses
