Monday, July 26, 2010

wrongly programmed


Want a garden by the ocean tide...



Lately hasn't been a hectic week. But my mind is quite hectic.
Maybe i am programmed to live in a hectic life so that my mind gets the peace it craves

Monday, July 19, 2010

Lieblingsspaghettishrimp


Cookin Level : Too Easy!

Equip yourself!
1. Wajan
2. Panci kecil
2. Penyaring
3. Mangkuk
4. Pembuka kaleng (untuk membuka si prego sos spaghetti)

Ingredients
1. Satu pak spaghetti (kalo yg la fonte-11 itu porsinya kira" buat 5-6 orang, jadi kalo masak buat diri sendiri atau berdua, ambil 1/6 atau 1/7 nya aja)
2. Prego sos spaghetti! (ga usah repot" beli keju dan parsley, karena itu udah 'cheese and herbs' dan harganya lebih murah daripada beli keju dan parsley)
3. Udang atau cumi (opsional, boleh dua"nya)
4. Minyak (satu sendok makan saja)

Start, swik!
1. Pertama-tama, bersihkan dulu udang / cumi -yang udah mati ya-

2. Rebus udang/ cumi nya sampai cukup empuk -kira" 5 menit. cmiiw- , lalu tiriskan.

3. Sekarang rebus air, kalo udah mendidih, masukkan spaghetti nya (cara ngecek apakah ghetti sudah matang atau belum, ambil sehelai. lalu cicipi.), tiriskan di mangkuk.

4. Masukkan sesendok minyak ke wajan, terus masukkan prego, lalu masukkan udang. (agak menyiprat, kalo mau instan sih langkah 4 ini diskip aja)

5. Taburi spaghetti dengan krim prego dan udang


6. Siap santap! blogger-emoticon.blogspot.com


Additional info :
* Prego sos nya rada pekat, ada baiknya dicampur air secukupnya (tapi jangan terlalu banyak juga)
* Buat yang pingin menumis prego dengan bawang bombay juga bisa, saran saya buat jaga", sedia helm untuk yang takut kecipratan :)

New Tag!

Hello guys! Saya sangat mengerti akan prinsip hidup anak kosan 'lebih murah lebih baik!', dan setelah saya hitung-hitung, memasak sendiri itu lebih murah lho.

promis khusus 1 : lebih murah lebih baik
promis khusus 2 : memasak sendiri lebih murah
promis umum : memasak sendiri lebih baik.

Jadi, tag saya yang baru adalah...

Walaupun saya bukan pemasak yang rutin, tapi semoga bisa membantu kalian para anak kosan yang kelaparan. Oiya, jangan berharap dikasih resep yang ribet" ya, saya cuma beginner soalnya blogger-emoticon.blogspot.com

Saturday, July 17, 2010

Randomedik Part One

Asep


"Gw suka lagu-lagu Disney. Kalo lagi takut (hantu-red) biasanya gw nyanyi lagu Disney." lalu Asep mulai bersenandung lagu When you wish upon a star-nya pinnochio. Suka ganti nada dasar dan terdengar setengah mengigau. Hampir tiap saat dia ngomong gitu. Cacat bet.


Aza

Aza : "Aza mau pulang dulu yaa"
yang lain : "Hah? Ngapain pulang? Sejam lagi kan kumpulnya"
Aza : "Aza mau ke toileeet" (dengan nada dan mimik innocent)
yang lain : "Bwahahahaha"

Aza ngekos di toilet?


Wase

Wase : "Ongkos fotokopi diktat 100 ribu nih. Pokonya mesti pada beli ya!!" (satu bundel diktat harganya 1000)

pembeli pertama : ngasih selembar 1000-an
pembeli kedua : idem
pembeli ketiga : idem lagi

Wase : "Ah kalo gini uang gw bisa recehan semua!! Eh ada yang bayar pake 10 ribuan dong"

Lalu beberapa menit kemudian

Aza : "Eh Aza mau beli doong"-dengan nada seorang bocah (merogoh saku, ngambil uang)
*menjejerkan 10 keping 100 rupiah ke Wase*

Wase : "Waaaarrgrgggh" (putus asa menjalani kehidupan)


Ka Midil

Ka Midil : "Ayo nih mo liat nilai uji materi terpusat gak??"
Anak-anak heboh, pada ngerubung mengelilingi laptop.

Ka Midil : "Parah banget lah, si X nilainya 43, apalagi si ini nih, 54."

Anak-anak pada bingung gitu, nilainya jelek-jelek. Gw, melihat layar laptop, nilai gw 53, batas minimum kelulusan : 60.
Mulai gelisah.

beberapa saat kemudian

Ka Midil : (ketawa) "Hahaha itu kan nomor kelompok diklat terpusat!"
Lalu gw sadar gw kan kelompok 53.

Anak-anak : (ancang-ancang nimpuk ka midil pake kotak obat)

Obsesi punya hewan peliharaan


Temen gw, sebut saja Boy, sedang kedatangan tamu dari Jakarta, tepatnya seorang teman SMA-nya yang kini berkuliah di Arsitektur sebuah universitas di negeri Depok. Sebagai tuan rumah yang baik seharusnya Boy mengajak temannya jalan-jalan tetapi apa daya...


Pagi itu Boy harus ke kampus, sedangkan temannya masih tertidur. Boy memutuskan untuk mengunci kamar dari luar lalu pergi ke kampus dengan lenggang kangkung.



Akibatnya, saat hari mulai siang dan Boy pulang ke kosan, yang ditemukannya adalah temannya marah-marah. Ya iyalah dikunciin dari luar berjam-jam, siapa yang ga marah?

Boy menceritakan ini kepada teman-temannya di kampus lalu ada yang bertanya "Kenapa lo kunci dari luar??!"

kata Boy, "Kan gw udah taro makanan. sama ada mainan juga."


Lo kira dia kucing.. geblek dah -_-

Thursday, July 15, 2010

Badai... akankah berlalu?


Awan hitam di hati yang sedang gelisah
daun-daun berguguran

satu-satu jatuh ke pangkuan

ku tenggelam sudah
ke dalam dekapan
semusim yang lalu
sebelum ku mencapai langkahku yang jauh


kini semua bukan milikku
musim itu tlah berlalu
Matahari segera berganti..



saya lelah berjuang.
dan ketika setitik pelangi perlahan muncul, tiba-tiba hujan turun dengan derasnya

Mungkin karena kurang ilmu, orang jadi putus asa.

Yang jelas saya butuh beristirahat.


Sunday, July 11, 2010

Pengabdian Masyarakat

Laporan Singkat!

Hari ini, tanggal 11 Juli 2010 panitia OSKM sepakat untuk melaksanakan pengabdian masyarakat yang menyebar di Babakan Siliwangi dan Kebon Bibit (di dekat jembatan suropati). Ada Kerja Bakti, Taman Rakyat (untuk adik" kecil, ada lomba dan games), Pembagian Sembako, dan OGGS (One Group Give Solution). Waktunya adalah pagi hari hingga zhuhur.

Cukup melelahkan, tetapi saya pernah jauh lebih lelah dari ini jadi gak ngaruh juga.

Countdown OSKM : 23 HARI LAGI!
Semoga sempat pulang ke Bekasi sebelum hari-H

Thursday, July 8, 2010

Orasi Pertama

Apa yang terjadi kalau seseorang yang belum pernah berorasi sebelumnya, diminta untuk berorasi spontan dengan tema macam-macam, di hadapan khalayak ramai?

Ini hasilnya..

Tema Orasi : Kepeleset by lupa siapa. hehe
"Kepeleset, adalah sesuatu yang menguntungkan untuk tukang pel. Dia akan merasa puas.." kata tukang pel: fitnahhh!!!

Tema Orasi : Mukegile by Aziza Muis
"Mukegile sering kita temui di jalan-jalan. Mereka sangat menginspirasi kita semua. Mukegile, berjasa dalam industri perfilman untuk menaikkan rating..." mukegile itu sejatinya apa?

Tema Orasi : Celana Dalam by Bryandi
"Celana dalam sangat berguna. Jika kita tidak memakai celana dalam, maka kulit kita akan merah-merah. Maka dari itu pakailah celana dalam!!!" Bryandi duta celana dalam ITB

Tema Orasi : Cup Cup Waw Waw by lupa lagi siapa Hendra
"Cup cup waw waw adalah roti yang sangat enak" Itu Ciwawa! Roti danusnya keamanan woi

Tema Orasi : Nasi Goreng Maut by Wieke Pratiwi
"Jika tengah malam kalian kelaparan. Maka pastikan kalian keluar kosan dan segera mencari tukang nasi goreng. Pesanlah seporsi nasi goreng maut!! Itu adalah obat dari rasa lapar." Saya tidak tahu apa itu nasi goreng maut

Tema Orasi : Ngangkang by Leonard Hendrawan
"Ngangkang itu sesuatu yang tidak sopan untuk seorang perempuan!" dari belakang terdengar riuh suara 'emang kenapaaa?'

Tema Orasi : Tori Cheese Crackers by Yuny
"Tori Cheese Crackers, bentuknya yang tabung, rasa kejunya yang enak. Makanlah Tori Cheese Crackers!" eaaaa

Tema Orasi : Teletubbies by lupa siapa
"Teletubbies telah mewarnai acara televisi kita. Bayangkan apa jadinya kalau tidak ada Teletubbies??!!!" saya rasa Barney dan Upin-Ipin bisa menggantikannya..

Tema Orasi : Minky Momo by lupa lagiii. maaf.
"Minky Momo telah berjasa. Karena Minky Momo, penjual baju bisa menjual pakaian yang disablon Minky Momo." fenomena yang baru gw ketahui..

Tema Orasi : Kuntilanak by Tri
"....." <---bener" diem. ketakutan..

Dan masih banyak lagi. Pengalaman yang tidak akan saya lupakan. Kalau kata seorang pendiklat, esensi dari orasi semalam itu adalah "Menembus kemampuan kita"
Tidak pernah melakukan itu, tidak ada pengetahuan tentang itu, lalu ditantang untuk melakukan itu.


Teriak sekencang-kencangnya,
jangan pedulikan keramaian
Jangan peduli kau diremehkan
Teriaklah!
Jangan dengarkan kata-kata mereka.
Keluarkan apa yang terlintas,

Setelah selesai.. Yang kamu rasakan hanyalah rasa LEGA.

:)

Special Thanks untuk para pendiklat Medik OSKM 2010, kalian ruarrr biasa! :)

Sunday, July 4, 2010

Report from Kosambi

Minggu lalu, diklat terpusat OSKM cukup seru dan penuh makna. Sayang sekali saya tidak mengabadikannya lewat gambar digital..


Sesuai kelompok, yang ganjil jadi 'si kaya' dan kelompok yang genap jadi 'si miskin'. Telah dijarkom sebelumnya, bahwa kelompok itu harus berpakaian seperti perannya.

Tugasnya adalah 'si kaya' (bukan srikaya) pergi ke tempat yang mayoritas orang-orangnya berekonomi rendah dan 'si miskin' pergi ke tempat orang-orang kaya.

Kelompok saya sendiri ditugaskan ke Pasar Kosambi. Di sana anggota kelompok membagi tugas: ada yang membantu-bantu, menawar harga, dan pura-pura kehilangan dompet jadi ingin berutang dulu. Saya pilih yang bantu-bantu.

Target saya bersama teman saya, Hapsari (STEI 2009) adalah sebuah toko makanan ringan. Setelah minta izin ke empunya toko, kami akhirnya boleh bantu-bantu. Dari mulai melayani pembeli, menimbang snack, sampai mengikat karung plastik snack yang menganga.

Saya sendiri tidak menghitung berapa lama kami bantu-bantu di sana, kira-kira 40 menit? cmiiw.

Selesai kerja, karena snacknya menggugah selera, jadi kami ingin membeli sekantung snack untuk oleh" anggota kelompok lain. Eh, pas lagi beli, tetehnya memberi kami sekantung batagor kering, sambil mengucapkan "Iya, ini karena tadi udah bantu-bantu". Kami bersikeras mau bayar, tapi teteh nya juga maksa. Belum jago ngelobby orang, jadi kalah deh. Kami menerima bayaran pada akhirnya. Sekantung batagor kering. Serasa bekerja beneran :')

Dari cerita teman saya yang pura-pura jadi orang miskin lalu terjun ke tempat orang kaya. Sangat naas. Ada yang menatap mereka dengan tatapan merendahkan, pelayan yang sombong, dan banyak hal lainnya.
Ah, realita kehidupan...

Di situlah kami melihat bagaimana beda perlakuan untuk si kaya dan si miskin. Jangan munafiklah mahasiswa. Ekonomi sekarang jelas jadi pembeda. Dan apa yang akan kita lakukan sebagai mahasiswa? Jangan membuatnya tambah buruk dengan ikut-ikut membeda-bedakan. Berkontribusilah. Jangan tutup mata.

Kangen Mamaah

Biasalah, anak perantauan kangen rumahnya, kangen orangtuanya. Saya kangeeeen banget rumah :'( pingin nangis, minta dipulangin. Saya mau ketemu emak saya, kasian udah lama ga ditengok :(


Saya gak tega kalo tiap kali telepon, janjiin mau pulang ke rumah. "Iya, paling minggu depan mah, ini lagi sibuk banget.."

Nyatanya, minggu depan pun layaknya hari ini. Sibuk dan sibuk.
Saya ga bisa pulang.. Kalau ketinggalan satu diklat divisi aja, pasti ngefek banget deh. Saya ga bisa ninggalin diklat, tapi ninggalin rumah selama sebulan lebih di kala liburan itu lebih dari menyiksa. Pada akhirnya saya cuma bisa merengek ke Allah supaya bisa pulang sekaligus ga ketinggalan diklat. Hmm..

Diklat

Akhir-akhir ini hidup gw lagi sibuk banget. Bukannya sok sibuk, tapi memang adanya begitu :p


Sibuk apa emangnya wik?

Satu jawabannya, diklat OSKM.
Mungkin yang non-ITB ga percaya kalo gw sibuk gara" itu doang (bukan ga percaya, tapi lebih ke ga peduli mungkin. hehe). Tapi percayalah saudara setanah air, hanya hal itu yang membuat saya kurang tidur dan agak sibuk.

Apa sih itu OSKM? Buat gambaran untuk orang awam nih, tiap tahun biasanya KM ITB (Keluarga Mahasiswa-ibaratnya OSIS-nya ITB) ngadain kegiatan penerimaan mahasiswa baru. Meliputi seminar, bentuk kelompok, dikasih tugas, dan bukan ospek kuliah yang mengerikan seperti yang pernah kalian dengar.
Nah! OSKM ini adalah nama kegiatan sejenis itu untuk tahun 2010 ini. Kalo tahun 2009 kemarin namanya PROKM. Tahun 2008 namanya INKM. begituu :)

Di kegiatan OSKM ini, sebetulnya kalo boleh jujur sih para panitianya (angkatan 2009) yang dikaderisasi, bukan mahasiswa barunya. Lho kok bisa? Silakan dipikirkan.

Panitia lapangan terbagi atas tiga divisi, yaitu Taplok (tata kelompok, yang menemani adik" 2010 sesuai kelompoknya), Medik (petugas pertolongan pertama untuk para 2010 yang tumbang akibat kegiatan di daerah kampus yang padat dan mobilisasi tinggi, dan yang terakhir adalah Keamanan (sesuai namanya, divisi ini bertugas menjaga keamanan) kegiatan. Masing-masing divisi akan mengadakan diklat sesuai kebutuhan dan tugas masing-masing.

Beberapa minggu yang lalu, berdasarkan kehadiran dan poin individu di diklat terpusat OSKM, kami" ini para calon panitia lapangan, dibagi ke tiga divisi tersebut. Hasilnya berdasarkan pilihan kita, dan kalau divisi itu sudah penuh, pakai pertimbangan poin individu.

Saya pribadi mencantumkan Medik di pilihan pertama. Walaupun pas di pembagian pita, saya dapat pita biru (untuk Taplok) dan sempat mengikuti diklat perdana divisi Taplok, tapi ternyata pita birunya salah orang. Saya masuk ke divisi Medik-pita putih-

Diklat divisi Medik itu bisa dibilang seru, tentang pertolongan pertama, tandu, dan segala macam. Kemudian mata saya terbuka, bahwa medik tidak sekedar mengolesi b*tadine ke luka korban yang jatuh, tapi pertolongan medik meliputi cek nafas, cek apa ada bagian tubuh yang salah, proses evakuasi korban yang benar, dan pertolongan pertama dengan langkah detail. Salah-salah korban bisa tambah parah.

Tugas medik itu berat, sangat berat saya akui. Panitia Medik yang berjumlah 100 orang harus menjaga 3400 mahasiswa baru, harus menangani yang sakit, yang pingsan.
Siapa yang berani bilang itu tugas mudah?

Diklat Medik, seperti diklat divisi lainnya, Taplok dan Keamanan, sama capeknya dan sama sibuknya.
Tapi yang membuat tambah capek sepertinya diklat perangkat Medik (beda sama diklat Medik biasa), itu untuk para Medik yang ingin berkontribusi lebih. Biasanya diklat perangkat diadakan hampir tiap hari. Kalau ada diklat terpusat di pagi dan siangnya, diklat perangkat diadakan sore hari sampai malamnya.

Daya tahan tubuh diuji di sini. Saya menemukan bahwa minum susu memang cara yang lumayan ampuh untuk memperkokoh imunitas, supaya gak gampang tumbang.

Yah, sekarang mengerti kan mengapa satu hal ini membuat sibuk setengah mati? :)

Semangat Medik! Semangat Keamanan! Semangat Taplok!
Semangat OSKM 2010!

 

Blog Template by YummyLolly.com - RSS icons by ComingUpForAir