Sore itu gw sibuk-sibuknya mendekor spot Mustang (Musik Petang) Cadas! bareng Meita, Sahap, dan anak-anak lain. Gw kadiv dekorasi. Acaranya jam 7 sedangkan jam 5 kita masih pusing tujuh keliling mengenai backdrop. Di tengah sibuk mendekor, Azmi (ketua Mustang) datang dengan mobil membawa sejumlah logistik seperti drum dan kawan-kawan.
Lalu gw mengobrol dengan Azmi soal ini mau digimanain dan sebagainya.
Azmi: Ini lakban buat apa?
Gw : ini ceritanya panggungnya kayak jalanan gitu, jadi ini sisi jalannya. Bener kan arah panggungnya ke sini ?
Azmi : Iya arah panggungnya madep situ. Kemaren lo udah dateng check sound (Check sound itu ibaratnya gladi resik H-1 sebelum pertunjukan buat ngecek soundsystem dan operasional di panggung- red) juga kan.
Gw : Gw ga dateng, abis kemaren sibuk bikin papan band di sekre.
Azmi : Lo dateng kok.
Gw: Ga mi, gw di sekre terus.
Azmi : Lo dateng checksound ah!
Gw : Orang gw di sekre terus bikin papan.
Azmi : (mulai maksa) Orang gw kemaren ngobrol sama lo.
Gw : (menganggap Azmi tumben"an bercanda) Haha. Gw aja udah mencak-mencak kemaren di sekre terus ngerjain papan. Pingin nonton check sound tapi ga bisa.
Azmi : (terlihat kepanikan di wajahnya) Tapi gw ngobrol sama lo wik.
Gw : Lo salah orang kali. Siapa gitu mungkin. Emang lo ngobrol apaan?
Azmi : Iya, kan pas lagi check sound, trus 'lo' di luar spot (dan memang lokasi Mustang itu sekitarnya memang gelap-red) terus gw panggil kan, sini wik. Terus lo nyamperin, terus kita ngobrolin soal dekor di pinggiran.
Gw: *diam* Lo salah orang pasti!!
Azmi : Ya gw ga mungkin pikun dan lupa gitu. Orang gw masih muda.
Gw : Yang jelas sih gw ga ke checksound sama sekali. Siapa? Nisun? (anak dekor yang pake kerudung juga -red) juga di sekre terus gitu bareng gw sama meita. Gw bareng lo terus kan mei?
Meita : Iya. Lo bareng gw terus.
Azmi : Tapi sama siapa lagi coba gw ngomongin dekor kalo bukan sama lo.
Gw: Hayolo Azmi.. (masih menganggap kalo Azmi salah orang)
Azmi : Lo kemaren pake kerudung biru kan?
Gw : bukan....
Jadi.... itu siapa?
Friday, February 26, 2010
Jadi... Itu siapa??
scratched by Wieke Pratiwi published at 1:37 PM 3 responses
TAGS apres
AKHIRNYA
Di sini tepat sedang mengetik di depan layar laptop di kamar kosan saya yang berantakan seperti biasa. Kemarin malam habis berpartisipasi dalam acaranya Apres! yaitu Musik Petang (Mustang) Cadas!
Tepatnya di basement selasar elektro di depan GKU timur kampus Institut Teknologi Bandung.
Kemarin pulang jam setengah 2 pagi setelah evaluasi dan beres-beres dan di-'kunjungi' oleh para swasta (sebutan untuk anggota yang sudah habis masa jabatannya) Apres! menanyai tentang kondisi GME (Ganesha Music Event) yang sedang kritis. Ngantuknya luar biasa, karena dari siang sampe sore ga tidur.
Jadi bagaimana acaranya?
Berjalan dengan mulus, walaupun gw datang telat pas band ke 4 tampil. Tapi senenglah sempat nonton band inceran : Linkin Park! - sebenernya bukan Linkin Park yang asli tapi band Apres! yang namanya MCN (M + CN --> MCN Mike Sianida) yang membawakan lagu"nya linkin park. TOP ABES. Trus ada Rage Against The Machine yang dibawain sama siapa ya gw lupa. Itu juga keren bangeeetttt. Anjirlah! Cadas pokonya! Pokona mah anying edan (-nama band yang tampil terakhir. haha)
Lalu lalu, gw sebagai PJ danus jualan di Mustang malah telat dateng. Akibatnya malah dipentung sama bos besar danus, dika. Sori yak.
Setelah band terakhir tampil dan penonton bubaran, tibalah evaluasi Mustang gw yang pertama sebagai kadiv. Deg deg ser haahahha. Karena mukanya pada baik" jadi hati gw lebih tenang. Eval memakan waktu sekitar 40 menitan kalo gw perkirakan. Gw udah ngantukkkk banget. Lega banget udah selesai. Akan tetapi kelegaan gw tidak berlangsung lama. Habis evaluasi selesai, muncullah para swasta yang marah-marah. Duh berasa dikader lagi. Gw paling ga suka perasaan takut gw pas dikader. Sangat merasa kecil
Setelah swasta pergi, kan kita pada mau begadang mendiskusikan gimana GME nanti. Tadinya gw mau ikut, gapapalah minum kopi biar bangun, ngeluarin apa yang kita pikirkan. Namun nisun membujukku untuk pulang saja, karena dia ga enak pulang sendirian, maka jadilah aku pulang dengan mobilnya sandy bersama nisun dan tentunya si empunya mobil sandy.
Waktu menunjukkan pukul 1:37 AM pas gw sampe dan adalah gw ngantuk sekali maka kasur bukan merayu lagi, bahkan seperti magnet, gw langsung ketarik!
Gw terlelap sampai keesokan paginya...
Cit cit ciiit... Gw bangun, nyalain laptop. Pas liat bar di bawah layar, tempat penunjuk jam. Ajegile! Jam 10 pagi! Nyenyak sekali tidur saya, untung lagi ga solat jadi bangun telat sekali-kali gpp lah ya... (walaupun belum gosok gigi dan cuci muka sbelum tidur T_T)
scratched by Wieke Pratiwi published at 12:10 PM 0 responses
Saturday, February 20, 2010
Catch Me If You Can!
Kesibukan unit akhir-akhir ini membuat saya jadi gila. Bagaimana tidak, kayaknya tiap hari adaaa aja ngumpul, ada aja kerjaan. Mau bolos juga ga enak, karena masih punya tanggung jawab di sana.
Haruskah saya salahkan unit yang banyak kumpul atau salahkan diri saya sendiri yang ga bisa membagi waktu dan memotivasi diri sendiri, saya sampe" ga punya waktu belajar
lebay ya. Ya tapi emang betul, kalau kumpul unit terus pulang malam hari, tepar, liat tempat tidur langsung nemplok.
Entah karena kesibukan atau memang kemalasan tingkat tinggi, hal ini merambat ke kondisi kamar saya. Dibilang rapi gak, dibilang berantakan iya (hehe malu kalo to the point bilang berantakan). Di meja belajar ada biskuit" yang berserakan, bunga di botol yang udah layu, sendok bekas makan, dan lain". Tempat tidur....
(menatap tempat tidur dengan tatapan naas), lantai? (kandang kuda). Sudah cukup, habis menulis postingan ini saya bakal beresin (cross my fingers)
Saya sebenarnya mau menghindari tentang topik mengatur waktu, time management, karena itu membuat saya merasa super duper berdosa. Tapi kalo saya ga menyadarkan diri, bisa-bisa saya baru sadar tentang mengatur waktu pas terjadi sesuatu yang menampar saya nanti- masya Allah jangan sampe.
Jadi, dimulai dari pagi hari, ketika pagi yang dingin itu menyergap, selimut tebal menggulung diri ini. Rasanya oh malas sekali. Bantal seakan-akan membekap erat kepala dan ga mau lepas. Kasur seperti ditempel power glue dan lantai bagaikan kerikil api yang enggan untuk dipijak.
TIPS! istigfar, lalu katakan sesuatu yang sangat menjadi target dalam waktu dekat ini. Misalnya, kayak saya yang mau masuk perminyakan. Cukup bilang "perminyakan!" Mestinya sih langsung bangun. Saya baru mencoba cara ini sekali sih, kemarin pagi setelah berjam-jam mendekam di kasur, karena saya bingung ini saya harus diapain supaya langsung bangun, setelah ngomong 'perminyakan', Voila! Jadilah ayam goreng. Bukan, jadilah saya langsung bangun.
Lalu dilanjutkan dengan sehabis bangun, lalu solat subuh. Ini adalah masa-masa rawan kembali-ke-kasur-cuma-tidur-sebentar-kok. Jangan dengarkan! Sungguh itu tidak benar! sehabis solat subuh, begitu dirasa ngantuk, jangan pernah menempel ataupun menyentuh bahkan melihat yang namanya kasur, apalagi bertengger di atas kasur. Langsung buru" ngapain kek, nyalain tv, kalo ga ada tv ya resiko. Hehe ga deng, pokonya titik aman pertama adalah jauhi tempat tidur. Bayangkan tempat tidur itu angker, atau penuh dengan sesuatu yang kalian tidak sukai.
Terus, di ruangan kuliah. Sangat rawan akan sindrom merem-melek. Yah kalo emang ngantuk, ya cobalah cuci muka atau mengunyah sesuatu, makan apa kek asal jangan ketauan dosen. Kalo ketauan terus dosennya minta gimana? (pelit mode on) Lalu untuk meminimalisir ketidakefektifan, jauhi telpon selular atau handphone atau bb atau apalah namanya itu ![]()
![]()
![]()
Selain membuat orang yang sedang menggebet kita bertanya" apakah kita sedang mengsms seseorang yang spesial lalu dia malah jadi putus asa (curhat colongan), dekat dengan handphone di saat kuliah berlangsung akan menjauhkan kita dari nalarnya ilmu dan bagusnya nilai UTS.
Sehabis kuliah, biasanya bagi para kaum kupukupu (kuliah pulang kuliah pulang) akan pulang ke sarangnya masing-masing. Baiknya sih istirahat, atau kalau masih seger atau memang ada sesuatu yang urgent ya paksakan belajar saja. Kenapa saya sebut paksa? Karena sepengetahuan saya jarang ada anak yang dengan sukarela belajar sehabis pulang kuliah kecuali dia sangat merasa urgent untuk belajar. Jadi, saran saya, paksa diri kalian
. Paksa terus sampe mau. Kalo ga mau, terus paksa! (ngomong apa gw)
Dan di penghujung hari, ketika mata sudah lelah dan jiwa sudah penat, ya jangan dipaksakan belajar. Tapi juga jangan menyerah dan langsung ke kasur, nempel ntar.
Buru" ganti baju rumah, cuci muka gosok gigi, solat isya. Terus tidur
, baca doa dan minta dibangunkan tengah malam sama Allah (so sweet banget ya, gw baru mau coba malam ini). Nah pas tengah malam alarmnya bunyi, jangan disnooze. Langsung bangun, duduk sebentar, langsung berdiri. Langsung cuci muka. Atau langsung wudhu, sekalian tahajud oke juga tuh.. Pokonya main rules nya : jauhi tempat tidur. Anggap tempat tidur itu yang udah merebut pacar lo atau yang udah makan jatah makan malem lo kemarin (bukannya ngehindarin malah jadi berantem sama tempat tidur)
Hmm seperti itu saja untuk sementara. Semoga bisa membantu dalam menghindari jadwal dan tugas menumpuk yang mengejar" kalian.
Selamat mencoba
scratched by Wieke Pratiwi published at 5:34 AM 3 responses
Saturday, February 6, 2010
Mengapa Yahudi Pintar?
Hello readers, let me post something from my friend's notes. It's quite interesting
## Rahasia Kecerdasan orang Yahudi ##
Artikel Dr Stephen Carr Leon patut menjadi renungan bersama. Stephen menulis dari pengamatan langsung. Setelah berada tiga tahun di Israel karena menjalani housemanship dibeberapa rumah sakit di sana . Dirinya melihat ada beberapa hal yang menarik yang dapat ditarik sebagai bahan tesisnya, yaitu, "Mengapa Yahudi Pintar?"
Ketika tahun kedua, akhir bulan Desember 1980, Stephen sedang menghitung hari untuk pulang ke California , terlintas di benaknya, apa sebabnya Yahudi begitu pintar? Kenapa tuhan memberi kelebihan kepada mereka? Apakah ini suatu kebetulan? Atau hasil usaha sendiri?
Maka Stephen tergerak membuat tesis untuk Phd-nya. Sekadar untuk Anda ketahui, tesis ini memakan waktu hampir delapan tahun. Karena harus mengumpulkan data-data yang setepat mungkin.
Marilah kita mulai dengan persiapan awal melahirkan. Di Israel, setelah mengetahui sang ibu sedang mengandung, sang ibu akan sering menyanyi dan bermain piano. Si ibu dan bapak akan membeli buku matematika dan menyelesaikan soal bersama suami.
Stephen sungguh heran karena temannya yang mengandung sering membawa buku matematika dan bertanya beberapa soal yang tak dapat diselesaikan. Kebetulan Stephen suka matematika.
Stephen bertanya, "Apakah ini untuk anak kamu?"
Dia menjawab, "Iya, ini untuk anak saya yang masih di kandungan, saya sedang melatih otaknya, semoga ia menjadi jenius." Hal ini membuat Stephen tertarik untuk mengikut terus perkembangannya.
Kembali ke matematika tadi, tanpa merasa jenuh si calon ibu mengerjakan latihan matematika sampai genap melahirkan.
Hal lain yang Stephen perhatikan adalah cara makan. Sejak awal mengandung dia suka sekali memakan kacang badam dan korma bersama susu. Tengah hari makanan utamanya roti dan ikan tanpa kepala bersama salad yang dicampur dengan badam dan berbagai jenis kacang-kacangan.
Menurut wanita Yahudi itu, daging ikan sungguh baik untuk perkembangan otak dan kepala ikan mengandungi kimia yang tidak baik yang dapat merusak perkembangan dan penumbuhan otak anak didalam kandungan. Ini adalah adat orang orang Yahudi ketika mengandung. menjadi semacam kewajiban untuk ibu yang sedang mengandung mengonsumsi pil minyak ikan..
Ketika diundang untuk makan malam bersama orang orang Yahudi. Begitu Stephen menceritakan, "Perhatian utama saya adalah menu mereka. Pada setiap undangan yang sama saya perhatikan, mereka gemar sekali memakan ikan (hanya isi atau fillet)," ungkapnya.
Biasanya kalau sudah ada ikan, tidak ada daging. Ikan dan daging tidak ada bersama di satu meja. Menurut keluarga Yahudi, campuran daging dan ikan tak bagus dimakan bersama. Salad dan kacang, harus, terutama kacang badam.
Uniknya, mereka akan makan buah buahan dahulu sebelum hidangan utama. Jangan terperanjat jika Anda diundang ke rumah Yahudi Anda akan dihidangkan buah buahan dahulu. Menurut mereka, dengan memakan hidangan kabohidrat (nasi atau roti) dahulu kemudian buah buahan, ini akan menyebabkan kita merasa ngantuk.
Akibatnya lemah dan payah untuk memahami pelajaran di sekolah.
Di Israel, merokok adalah tabu, apabila Anda diundang makan dirumah Yahudi, jangan sekali kali merokok. Tanpa sungkan mereka akan menyuruh Anda keluar dari rumah mereka. Menyuruh Anda merokok di luar rumah mereka.
Menurut ilmuwan di Universitas Israel , penelitian menunjukkan nikotin dapat merusakkan sel utama pada otak manusia dan akan melekat pada gen. Artinya, keturunan perokok bakal membawa generasi yang cacat otak (bodoh). Suatu penemuan yang dari saintis gen dan DNA Israel.
Perhatian Stephen selanjutnya adalah mengunjungi anak-anak Yahudi. Mereka sangat memperhatikan makanan, makanan awal adalah buah buahan bersama kacang badam, diikuti dengan menelan pil minyak ikan (code oil lever).
Dalam pengamatan Stephen, anak-anak Yahudi sungguh cerdas. Rata rata mereka memahami tiga bahasa, Hebrew, Arab dan Inggris. Sejak kecil mereka telah dilatih bermain piano dan biola. Ini adalah suatu kewajiban. Menurut mereka bermain musik dan memahami not dapat meningkatkan IQ.. Sudah tentu bakal menjadikan anak pintar. Ini menurut saintis Yahudi, hentakan musik dapat merangsang otak.Tak heran banyak pakar musik dari kaum Yahudi.
Seterusnya di kelas 1 hingga 6, anak anak Yahudi akan diajar matematika berbasis perniagaan. Pelajaran IPA sangat diutamakan. Di dalam pengamatan Stephen, "Perbandingan dengan anak anak di California , dalam tingkat IQ-nya bisa saya katakan 6 tahun kebelakang!! !" katanya.
Segala pelajaran akan dengan mudah di tangkap oleh anak Yahudi. Selain dari pelajaran tadi olahraga juga menjadi kewajiban bagi mereka. Olahraga yang diutamakan adalah memanah, menembak dan berlari.
Menurut teman Yahudi-nya Stephen, memanah dan menembak dapat melatih otak fokus. Disamping itu menembak bagian dari persiapan untuk membela negara.
Selanjutnya perhatian Stephen ke sekolah tinggi (menengah). Di sini murid-murid digojlok dengan pelajaran sains. Mereka didorong untuk menciptakan produk. Meski proyek mereka kadangkala kelihatannya lucu dan memboroskan, tetap diteliti dengan serius.
Apa lagi kalau yang diteliti itu berupa senjata, medis dan teknik. Ide itu akan dibawa ke jenjang lebih tinggi.
Satu lagi yg di beri keutamaan ialah fakultas ekonomi.. Saya sungguh terperanjat melihat mereka begitu agresif dan seriusnya mereka belajar ekonomi. Diakhir tahun diuniversitas, mahasiswa diharuskan mengerjakan proyek. Mereka harus memperaktekkanya.
Anda hanya akan lulus jika team Anda (10 pelajar setiap kumpulan) dapat keuntungan sebanyak $US 1 juta!
Anda terperanjat?
Itulah kenyataannya.
Kesimpulan, pada teori Stephen adalah, melahirkan anak dan keturunan yang cerdas adalah keharusan. Tentunya bukan perkara yang bisa diselesaikan semalaman. Perlu proses, melewati beberapa generasi mungkin?
Kabar lain tentang bagaimana pendidikan anak adalah dari saudara kita di Palestina. Mengapa Israel mengincar anak-anak Palestina. Terjawab sudah mengapa agresi militer Israel yang biadab dari 27 Desember 2008 kemarin memfokuskan diri pada pembantaian anak-anak Palestina di Jalur Gaza.
Seperti yang kita ketahui, setelah lewat tiga minggu, jumlah korban tewas akibat holocaust itu sudah mencapai lebih dari 1300 orang lebih. Hampir setengah darinya adalah anak-anak.
Selain karena memang tabiat Yahudi yang tidak punya nurani, target anak-anak bukanlah kebetulan belaka. Sebulan lalu, seusai Ramadhan 1429 Hijriah, Ismali Haniya, pemimpin Hamas, melantik sekitar 3500 anak-anak Palestina yang sudah hafidz al-Quran.
Anak-anak yang sudah hafal 30 juz Alquran ini menjadi sumber ketakutan Zionis Yahudi. "Jika dalam usia semuda itu mereka sudah menguasai Alquran, bayangkan 20 tahun lagi mereka akan jadi seperti apa?" demikian pemikiran yang berkembang di pikiran orang-orang Yahudi.
Tidak heran jika-anak Palestina menjadi para penghafal Alquran.. Kondisi Gaza yang diblokade dari segala arah oleh Israel menjadikan mereka terus intens berinteraksi dengan al-Qur'an. Tak ada main Play Station atau game bagi mereka.
Namun kondisi itu memacu mereka untuk menjadi para penghafal yang masih begitu belia. Kini, karena ketakutan sang penjajah, sekitar 500 bocah penghafal Quran itu telah syahid.
Perang panjang dengan Yahudi akan berlanjut entah sampai berapa generasi lagi. Ini cuma masalah giliran. Sekarang Palestina dan besok bisa jadi Indonesia . Bagaimana perbandingan perhatian pemerintah Indonesia dalam membina generasi penerus dibanding dengan negara tetangganya.
scratched by Wieke Pratiwi published at 10:03 AM 1 responses
Tuesday, February 2, 2010
Apa mau dikata
hari ini gua sangat....
boleh dikata sial *maafkan hambamu ini ya Allah yang kurang bersyukur. tapi ini hanya istilah buat nulis di blog*
hari ini gw terlambat bangun, mau saur jam 3.30 AM malah bangun jam 5 pagi.
padahal gw inget banget gw sempet denger alarm gw lagu 'Jai Ho!' terus gw liat jam 3.30 tepat. Gimana bisa gw tertidur lagi!
Lalu feeling gw pun mulai ga enak. Gw ga tau ya, tapi dari 2 hari yang lalu gw merasa kehilangan kemampuan menjayus gw. Gw sedih, rasanya mau nangis.
Atau mungkin gara" semalem gw sangat kangen alm. bokap jadi gini. entahlah.
Tadi pulang kuliah, gw pingin buru" ke ATM Bank Independent *nama disamarkan* di deket koperasi. Dari jauh gw heran kenapa ga ada yg ngantri sedangkan sebelahnya Bank CDA *disamarkan juga* itu penuh dengan antrian.
Pas gw masuk. Jengjeng. Ternyata rusak. Pantes. Karena gw buru" lalu gw melesat ke ATM yang kartunya adalah kartu tanda mahasiswa gw. Dan.. ngantrinya seperti mereka mau main ular naga panjangnya.
Gw ngantri sambil nahan kebelet. Aduhhh mau keWC tapi nanggung.
Selesai itu, gw langsung jalan mau pulang ke kosan, ke arah gerbang belakang. Lagi jalan.
Ketemu rombongan anak tambang lagi promosiin acaranya. Gw rada menjauh karena hmm ga takut juga sih. Ya liat jaket merahnya jadi jiper aja. Baru mau melenggang ke arah kanan eh ada mobil lewat di tengah-tengah sehingga gw malah merapat ke kiri di mana mereka bertengger. Terus salah satu dari mereka ada yang bilang "eh itu kan yang tadi." (anak tambang baru promosi acaranya di kelas gw), mendengar itu gw langsung mempercepat langkah. Ga mau ditarik.
Lagi jalan, gw udah mau menuju sekerubungan temen" gw. Eh pas gw liat dari jauh ternyata ada senior"nya lagi kumpul. Jeger. Padahal gw udah mau ke arah mereka tapi gw reflek langsung berbelok agak ekstrim. Abisnya gw maluuu. Ada seseorang yang gw suka. Daripada deg"an terus bertindak konyol mendingan belooook. Haha.
Gw terus berjalan ke gerbang belakang. Lagi jalan, dan di depan comlabs tiba" ada serangga besar menyerang gw. Diduga lebah atau tawon karena suara nguing-nguingnya gede banget. Dan gw kaget terus teriak sambil nutup muka dan melindungi diri. Terus tawonnya pergi. Anjirlah mungkin orang dari jauh menyangka gw abnormal. Tapi itu seumur" baru kali itu ada tawon nyerang gw!
Gw meneruskan langkah. Gw mempercepat, dan sekelibat peristiwa hari ini memutar di otak gw. Kurang syukur jadi gini deh. Ya Allah... *lebay
Gw terus jalan.. jalan..
Di deket perpus.. jalan...
Tiba-tiba gw kesandung lantai batu yang agak longgar gitu. Dan ekspresi lebay gw keluar.
Waaaa cukup cukup. Gw ga mau mikir yg macem".
Sampe di kosan. Kosong. Ga ada yang pulang siang itu.
Krik krik.
Sori kalo bosen baca curhatan gw. Habis :'(
Memang bener ya pikiran sangat mempengaruhi hidup kita

scratched by Wieke Pratiwi published at 12:39 PM 1 responses