Kesibukan unit akhir-akhir ini membuat saya jadi gila. Bagaimana tidak, kayaknya tiap hari adaaa aja ngumpul, ada aja kerjaan. Mau bolos juga ga enak, karena masih punya tanggung jawab di sana.
Haruskah saya salahkan unit yang banyak kumpul atau salahkan diri saya sendiri yang ga bisa membagi waktu dan memotivasi diri sendiri, saya sampe" ga punya waktu belajar
lebay ya. Ya tapi emang betul, kalau kumpul unit terus pulang malam hari, tepar, liat tempat tidur langsung nemplok.
Entah karena kesibukan atau memang kemalasan tingkat tinggi, hal ini merambat ke kondisi kamar saya. Dibilang rapi gak, dibilang berantakan iya (hehe malu kalo to the point bilang berantakan). Di meja belajar ada biskuit" yang berserakan, bunga di botol yang udah layu, sendok bekas makan, dan lain". Tempat tidur....
(menatap tempat tidur dengan tatapan naas), lantai? (kandang kuda). Sudah cukup, habis menulis postingan ini saya bakal beresin (cross my fingers)
Saya sebenarnya mau menghindari tentang topik mengatur waktu, time management, karena itu membuat saya merasa super duper berdosa. Tapi kalo saya ga menyadarkan diri, bisa-bisa saya baru sadar tentang mengatur waktu pas terjadi sesuatu yang menampar saya nanti- masya Allah jangan sampe.
Jadi, dimulai dari pagi hari, ketika pagi yang dingin itu menyergap, selimut tebal menggulung diri ini. Rasanya oh malas sekali. Bantal seakan-akan membekap erat kepala dan ga mau lepas. Kasur seperti ditempel power glue dan lantai bagaikan kerikil api yang enggan untuk dipijak.
TIPS! istigfar, lalu katakan sesuatu yang sangat menjadi target dalam waktu dekat ini. Misalnya, kayak saya yang mau masuk perminyakan. Cukup bilang "perminyakan!" Mestinya sih langsung bangun. Saya baru mencoba cara ini sekali sih, kemarin pagi setelah berjam-jam mendekam di kasur, karena saya bingung ini saya harus diapain supaya langsung bangun, setelah ngomong 'perminyakan', Voila! Jadilah ayam goreng. Bukan, jadilah saya langsung bangun.
Lalu dilanjutkan dengan sehabis bangun, lalu solat subuh. Ini adalah masa-masa rawan kembali-ke-kasur-cuma-tidur-sebentar-kok. Jangan dengarkan! Sungguh itu tidak benar! sehabis solat subuh, begitu dirasa ngantuk, jangan pernah menempel ataupun menyentuh bahkan melihat yang namanya kasur, apalagi bertengger di atas kasur. Langsung buru" ngapain kek, nyalain tv, kalo ga ada tv ya resiko. Hehe ga deng, pokonya titik aman pertama adalah jauhi tempat tidur. Bayangkan tempat tidur itu angker, atau penuh dengan sesuatu yang kalian tidak sukai.
Terus, di ruangan kuliah. Sangat rawan akan sindrom merem-melek. Yah kalo emang ngantuk, ya cobalah cuci muka atau mengunyah sesuatu, makan apa kek asal jangan ketauan dosen. Kalo ketauan terus dosennya minta gimana? (pelit mode on) Lalu untuk meminimalisir ketidakefektifan, jauhi telpon selular atau handphone atau bb atau apalah namanya itu ![]()
![]()
![]()
Selain membuat orang yang sedang menggebet kita bertanya" apakah kita sedang mengsms seseorang yang spesial lalu dia malah jadi putus asa (curhat colongan), dekat dengan handphone di saat kuliah berlangsung akan menjauhkan kita dari nalarnya ilmu dan bagusnya nilai UTS.
Sehabis kuliah, biasanya bagi para kaum kupukupu (kuliah pulang kuliah pulang) akan pulang ke sarangnya masing-masing. Baiknya sih istirahat, atau kalau masih seger atau memang ada sesuatu yang urgent ya paksakan belajar saja. Kenapa saya sebut paksa? Karena sepengetahuan saya jarang ada anak yang dengan sukarela belajar sehabis pulang kuliah kecuali dia sangat merasa urgent untuk belajar. Jadi, saran saya, paksa diri kalian
. Paksa terus sampe mau. Kalo ga mau, terus paksa! (ngomong apa gw)
Dan di penghujung hari, ketika mata sudah lelah dan jiwa sudah penat, ya jangan dipaksakan belajar. Tapi juga jangan menyerah dan langsung ke kasur, nempel ntar.
Buru" ganti baju rumah, cuci muka gosok gigi, solat isya. Terus tidur
, baca doa dan minta dibangunkan tengah malam sama Allah (so sweet banget ya, gw baru mau coba malam ini). Nah pas tengah malam alarmnya bunyi, jangan disnooze. Langsung bangun, duduk sebentar, langsung berdiri. Langsung cuci muka. Atau langsung wudhu, sekalian tahajud oke juga tuh.. Pokonya main rules nya : jauhi tempat tidur. Anggap tempat tidur itu yang udah merebut pacar lo atau yang udah makan jatah makan malem lo kemarin (bukannya ngehindarin malah jadi berantem sama tempat tidur)
Hmm seperti itu saja untuk sementara. Semoga bisa membantu dalam menghindari jadwal dan tugas menumpuk yang mengejar" kalian.
Selamat mencoba
Saturday, February 20, 2010
Catch Me If You Can!
scratched by Wieke Pratiwi published at 5:34 AM
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
3 responses:
aihh...tempat tidur...
bener banget wik, tapi masalahnya, tidur-sebentar-doang-ntar-bangun-lagi itu nikmaaaaaaat banget.
ah.
nice suggestion,lemme try it before work ,but i replace the word "perminyakan" with "money" hehe
huwahahahahahaha ngelawak banget deccc wiekeee :D
Post a Comment